Senin, 30 Juni 2014

http://us.images.detik.com/content/2014/07/03/1569/lapgadget.jpg(ilustrasi/GettyImages)
Jakarta - Meletakkan ponsel dekat dengan perangkat elektronik lain semisal TV atau komputer, apakah dapat merusak ponsel tersebut? Karena ada yang bilang jika komponen di dalam ponsel bisa 'bereaksi' jika dekat dengan perangkat elektronik lain jika berdekatan. (Fachri Ramadhan)

Jawaban:

Memang sebuah perangkat elektronik pasti memancarkan gelombang, entah gelombang panas, cahaya, elektromagnetik, radio dll. Pada jaman dulu, bahkan ponsel kita pertama dinyalakan, ketika menangkap sinyal, layar televisi bisa terlihat terganggu, karena interferensi gelombang.

Tetapi sepertinya hal tersebut sudah masa lalu. Sekarang mau tidak mau, ketika kita sedang di depan komputer, perangkat genggam kita seperti smartphone pasti berdekatan. Tidak ada atau jarang terdengar ada kasus di dalam hal ini. Bahkan teknologi sekarang, kita bisa meneruskan apa yang sedang kita kerjakan di smartphone atau tablet di layar komputer, ketikadevice-nya saling berdekatan. Ke depan hal ini akan sangat umum, kita tidak berhenti 'menatap layar', hanya berganti perangkat saja.

Bahkan pada televisi yang sudah masuk kategori smart TV, bisa berhubungan langsung dengan perangkat tablet atau smartphone kita langsung. Apa yang tampil di layar smartphone kita bisa ditampilkan di televisi, atau bahkan siaran televisi di streaming langsung dalam satu jaringan ke smartphone kita. HTC, Samsung, Google, dll, bahkan membuat perangkat tambahan kecil yang bisa dihubungkan ke TV LCD dan mengubahnya untuk menerima gambar, suara, video bahkan mirroring dari perangkat smartphone atau tablet secara nirkabel.

Sudah ada standar regulasi untuk barang elektronik yang ditetapkan pemerintahan seperti EC untuk negara Eropa, FCC untuk Amerika, sertifikasi ijin postel untuk Indonesia, dll, yang bisa lebih menjamin bahwa setiap perangkat yang kita gunakan memiliki standar sesuai aturan yang berlaku di negara tersebut, dan sebisa mungkin tidak saling berinterferensi.
(jsn/fyk)

Sabtu, 28 Juni 2014


Nokia Lumia 630 merupakan smartphone jejeran Lumia terbaru yang menggunakan OS sistem microsoft terbaru yakni Windows 8.1. Smartphone keluaran terbaru Nokia ini rencananya akan segera dipasarkan di Indonesia pada bulan Ramadhan.

Lumia 630 ini merupakan smartphone yang diperkuat dengan prosesor Quad-Core serta didukung dengan layar yang menggunakan teknologi LCD ClearBlack 4.5. Selain desainnya yang menawan, Lumia 630 ini juga dipasarkan dengan harga cukup terjangkau. Dilansir dari merdeka, dalam memperkenalkan produk satu ini, Microsoft-Nokia bekerja sama dengan salah satu operator besar di Indonesia, Indosat. Tentunya, seperti produk-produk kerja sama lainnya, Indosat membuat program bundling untuk pembelian Lumia 630 ini.

Dengan membeli Lumia 630 melalui program bundling Indosat ini, maka pelanggan akan mendapatkan bonus langsung berupa paket data sebesar 4GB, layanan telepon selama 150 menit ke sesama Indosat, 50 menit ke operator lain dan 500 SMS ke sesama pengguna Indosat serta Super Wi-Fi selama 3 bulan. Dan kesemuanya diberikan gratis. Program bundling Indosat dengan Nokia ini didukung oleh jaringan baru Indosat yang mengimplementasikan teknologi DC-HSPA+ yang akan memberikan kenyamanan bagi masyarakat Indonesia terutama untuk memenuhi kebutuhan layanan data/internet cepat. 


Saat ini masyrakat indonesia sudah bisa memesan/pre-order Lumia 630 yang dimulai pada hari ini 4 Juli 2014 hingga 10 juli di berbagai Online Store di mana pembeli yang memiliki kartu kredit BNI dan BRI akan mendapatkan cashback hingga Rp 100 ribu. Selain cashback, pembeli juga mendapatkan Coloud Headphone (persediaan terbatas) gratis senilai Rp 279 ribu. 


Nokia Lumia 630 akan hadir secara resmi di Indonesia mulai tanggal 11 Juli 2014 dengan harga Rp 1,9 juta. Lumia 630 dibekali dengan kamera 5MP, Corning Gorilla Glass 3 dan prosesor Qualcomm Snapdragon 400.

Source

Selasa, 24 Juni 2014

http://images.detik.com/content/2014/07/04/317/181756_androidone.jpgponsel android one (istimewa/forbes)

Jakarta - Platform Android One dikeluarkan untuk mempersenjatai ponsel terjangkau agar punya performa mumpuni. Sejumlah produsen ponsel juga telah memastikan menjadi partner Google untuk memproduksinya dengan harga yang cukup menggoda.

Sebelumnya beredar bocoran yang menyebut ponsel Android One garapan salah satu partner Google yakni Micromax akan dibekali prosesor dual core Snapdragon 200 berkecepatan 1.2 GHz, bentang layar 4,5 inch dengan resolusi 960x540 pixel, dan kamera 5 MP yang mampu melakukan perekaman video resolusi FWVGA (854x480 pixel).

Informasi lain yang hadir mengatakan ponsel Android One ini juga akan mengusung fitur dual-SIM, FM radio dan memiliki tambahan slot micro SD. Material bodi plastik polycarbonate-nya juga dibilang bakal setara ponsel kelas atas.

Dengan spesifikasi tersebut nyatanya harganya tak terlalu mahal. Bocoran yang diumbar sumber yang sama menyebut ponsel Android One bakal ditawarkan dengan harga tak lebih dari USD 100 atau masih di bawah Rp 1,1 juta.

Seperti dilansir Ubergizmo, Jumat (4/7/2014), harga itu sebenarnya adalah perkiraan yang akan ditawarkan oleh ponsel Android One besutan Micromax.

Namun tak menutup kemungkinan ponsel Android One lainnya yang bakal diproduksi oleh vendor selain Micromax akan berada di kisaran harga yang sama.

(yud/ash) 

Jumat, 20 Juni 2014

Perkembangan teknologi untuk menemukan bahan bakar yang ramah lingkungan terus dilakukan oleh para peneliti dunia. yang terbaru, dalam paper ACS Journal Energy & Fuels, terdapat sebuah cara unik untuk menggerakkan kendaraan bermotor. Bukan menggunakan bensin, bio gas ataupun sejenisnya. Namun para peneliti memakai kopi sebagai pengganti bbm.
Dalam paper itu disebutkan bahwa ekperimen serta investigasi terhadap kemungkinan pemakaian kopi sebagai bahan bakar telah dilakukan. Untuk melakukan hal ini, kopi-kopi tersebut terlebih dahulu harus direndam dalam pelarut organik. Langkah ini dilakukan untuk mengumpulkan minyak yang ada di dalam kopi itu.
Spoon the ground coffee, against the grain.
Salah satu peneliti bernama Dr. Chris Chuck mengatakan kalau setiap tahunnya sebanyak 8 ton kopi telah diproduksi secara global. Dia pun menyebut kalau ampas bubuk kopi yang dihasilkan mempunyai kandungan minyak sebesar 20 persen per unit berat. Dan minyak tersebut mempunyai kesamaan dengan bahan lain yang kerap digunakan sebagai bio fuel.
Dr. Chris Chuck melanjutkan kalau semua jenis kopi bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar kendaraan bermotor ramah lingkungan. Bahkan 10 kilogram ampas kopi diperkirakan bisa digunakan untuk menghasilkan sebanyak 2 liter bio fuel.
via Softpedia
Headline
(phonearena.com)

INILAHCOM, San Francisco - Microsoft memang perusahaan yang memiliki banyak paten teknologi. Baru-baru ini, raksasa teknologi AS itu kabarnya telah mendaftarkan paten untuk teknologi zooming otomasi layar dari konten yang sedang disorot. Seperti apakah itu?

Teknologi ini memiliki kemampuan untuk mengubah tingkat zoom dari konten yang ditampilkan pada layar smartphone sesuai dengan jarak antara perangkat dan mata pengguna.
Singkatnya, Anda nantinya tak perlu lagi menggerakan jari pada layar untuk melakukan zoom, karena teknologi ini secara otomatis akan melakukan zoom sesuai dengan jarak pandang Anda ke layar perangkat.

Ini akan memungkinkan Anda untuk secara otomatis melihat tampilan konten di layar smartphone dengan lebih nyaman, tergantung pada seberapa jauh itu dari mata Anda. Microsoft menyatakan bahwa ini akan memungkinkan pengguna merasa seperti mereka melihat melalui 'jendela virtual'.

Implementasi teknologi ini akan sangat berguna bagi Anda yang kerap melihat peta di smartphone saat mengemudi atau membaca resep di ponsel saat memasak.

Mengutip PhoneArena, paten dengan kode nama 'McLaren' ini, datang dengan teknologi 3D Touch, yang akan memungkinkan pengguna untuk mengontrol perangkat dalam mode Kinect, yakni mengontrol dengan sensor gerakan tanpa menyentuh layar sama sekali.

Deskripsi paten juga menjelaskan bahwa baik sensor gerak atau sensor kedalaman kamera dapat bertugas menentukan jarak antara perangkat dan mata Anda.

Microsoft juga dikabarkan akan memulai untuk produksi perangkat dengan dibekali teknologi tersebut pada akhir musim gugur tahun ini. Melihat bagaimana teknologi ini bekerja, sepertinya bakal banyak pengguna smartphone yang akan terbantu. [ikh]
 sumber

Rabu, 18 Juni 2014

Rachmatunisa - detikinet http://images.detik.com/content/2014/06/17/398/jerseybrasil.jpg Jakarta - Cuaca panas menjadi salah satu tantangan bagi para pemain di Piala Dunia Brasil. Nike dan Adidas, dua raksasa produsen perlengkapan olahraga bersaing mengerahkan teknologi mereka, salah satunya untuk urusan kenyamanan pakaian.

Nike mengantisipasinya dengan membuatkan seragam yang didesain khusus, terutama menghadapi suhu panas di Brasil. Untuk seragam tim Brasil misalnya, perusahaan yang identik dengan logo contreng ini menggunakan 94% polyester dan 6% katun.

Ini membuat pakaian tersebut senyaman bahan katun, namun memiliki aliran udara sebaik material polyester. Menggabungkan proses berteknologi fabrikasi dengan thermo-regulation, baju ini diklaim memiliki daya serap 56% lebih baik dari versi sebelumnya.




Sementara itu, Adidas lebih menarik lagi. Perusahaan asal Jerman ini membuat AdiPower. Ini adalah pakaian berupa rompi dan lengan yang berfungsi mendinginkan tubuh mereka.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (17/6/2014), AdiPower dapat dipakai para bintang lapangan hijau sebelum dan setelah pertandingan, atau ketika mereka latihan.

Jenis pakaian ini dirancang membantu pemain mempersiapkan diri untuk pertandingan di iklim hangat dengan menurunkan suhu tubuh dan menunda kelelahan akibat panas.

Uniknya, sebelum digunakan pakaian ini didinginkan terlebih dahulu di mesin pendingin, untuk membuat suhunya turun selama 15 hingga 20 menit.

Fitur lain dari baju berteknologi tinggi ini adalah adanya area 'hyper absorbent granule zones' di bawah lengan dan atas punggung. Berdasarkan pengujian, ini adalah area utama pada tubuh yang mudah 'didinginkan'. inet.detik.com
http://images.detik.com/content/2014/06/17/398/brazucam.jpg 
Jakarta - Tahun ini, para penggemar sepak bola bisa menikmati suguhan pertandingan dengan cara benar-benar baru. Dibenamkannya kamera pada bola Brazuca, memberikan sudut pandang lain dari momen Piala Dunia 2014.

Brazuca, bola resmi untuk event sepak bola terakbar tersebut, dikembangkan oleh Adidas. Produsen perlengkapan olahraga asal Jerman ini tak sendirian dalam pengembangan bola yang diklaim berteknologi canggih ini.

Untuk kameranya, Adidas mempercayakannya pada GoPro. Kalangan penggemar olahraga seperti selancar, extreme bike, sudah tak asing dengannya. Kamera personal berkualitas HD buatan GoPro kerap digunakan untuk merekam foto dan video aksi ekstrim mereka.

Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) ini memang dikenal dengan spesialisasinya dalam kamera ringan dan tahan segala kondisi yang digunakan di tempat-tempat yang umumnya sulit dijangkau kamera seperti di luar helikopter, pesawat, mobil, perahu dan lain-lain.

Untuk kebutuhan Piala Dunia, GoPro membenamkan enam kamera pada setiap Brazuca. Kamera ini menangkap view 360 derajat aksi di lapangan hijau. Brazucam, demikian sebutan untuk kamera tersebut, juga dilengkapi dengan software custom made image stabilisation untuk menangkap momen-momen yang sulit ditangkap kamera biasa.

Sebelumnya memang sudah pernah ada bola dengan kamera di dalamnya, namun Brazuca menjadi yang pertama merekam view 360 derajat dan dengan kualitas HD. Brazucam sendiri dimanfaatkan Adidas sebagai bagian dari kampanye brand-nya di Piala Dunia 2014.

Seperti dikutip dari Herald Sun, Selasa (17/6/2014), bola dengan desain dan warna-warni unik ini bahkan punya blog, akun Twitter dan channel YouTube sendiri. inet.detik.com